Pekanbaru,Pc - Menanggapi berita yang beredar terkait dugaan korupsi di tubuh Baznas Pekanbaru, Ketua Baznas Pekanbaru DR Endar Muda SH, MH menyebut dugaan korupsi tersebut merupakan isue yang sudah usang alias basi. "Lebih kurang 4 tahun saya menjabat sebagai Ketua Baznas Kota Pekanbaru, dari awal saya menjabat saya diganggu terus, alasannya karena saya bukan orang melayu dan juga bukan orang Pekanbaru," tutur Endar. Lanjut Endar, ketika dirinya baru menjabat Ketua Baznas Pekanbaru, pengumpulan zakat di Baznas Kota Pekanbaru cuma Rp5,4 miliar, dan per hari ini Baznas Kota Pekanbaru sudah mengumpulkan 16,5 miliar. "Posisi Ketua Baznas itu seksi, kenapa saya katakan seksi menurut regulasi yang ada Ketua Baznas itu mempunyai potensi untuk mendapatkan gaji 5 kali dari UMR, siapa yang tidak tergiur dengan nilai segitu," ungkapnya. Menurut Endar, kepemimpinannya di Baznas akan berakhir tahun 2027 dan sekarang sudah masuk tahun 2026. "Jadi jabatan Ketua Baznas te...
BANDA ACEH, Postcakrawala.com – Tepatnya di Aula Kejaksaan Tinggi Aceh hari ini menjadi saksi momentum penting dalam perjalanan penegakan hukum di Tanah Rencong. Sejumlah pejabat baru di lingkungan Kejaksaan Tinggi Aceh dan para Kepala Kejaksaan Negeri se-Aceh resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya oleh Kepala Kejati Aceh, berdasarkan Surat Keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor 854 dan Nomor Kep-IV-1425 Tahun 2025 tentang pemberhentian dan pengangkatan pejabat struktural di lingkungan Kejaksaan RI.11 November 2025 Di antara pejabat yang dilantik, perhatian tertuju pada sosok Bambang Heripurwanto, S.H., M.H., yang kini resmi menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Barat Daya (Kajari Abdya). Dari Maluku ke Aceh, membawa Semangat Pengabdian. Sebelum bertugas di Aceh, Bambang dikenal luas sebagai Koordinator pada Kejaksaan Tinggi Maluku sekaligus Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Kejaksaan Negeri Seram Bagian Barat. Dalam masa pengabdiannya di Maluku, ia menampilkan k...